Suasana Makan siang Gubernur Papua Tengah dan Wakil Gubernur, Meky Nawipa dan Deinas Geley dirumah jabatan Gubernur Papua Tengah di Nabire, Rabu (5/3/2025)/Foto : istimewa
NABIRE, (taparemimika,coom) – Sangat miris alias memalukan kondisi yang dialami oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meky Nawipa dan Deinas Geley, saat hendak makan siang bersama di rumah jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur tanpa piring, sendok, garpu dan peralatan dapur lainnya, sehingga mereka berdua bersama sepri dan ajudannya terpaksa makan menggunakan penutup rantang plastik bahkan ada yang menggunakan tissue.
Peristiwa ini terjadi saat orang nomor satu di Papua Tengah ini hendak makan siang pada Rabu (5/3/2025) di Nabire Papua Tengah. Selain Gubernur dan Wakil Gubernur, dalam suasana makan siang tersebut, juga ada tokoh masyarakat, sepri dan anggota DPRPT dari Fraksi PDI Perjuangan, Yohanis Felix Helyanan,SE.
Yang sangat ironis, karena rumah jabatan tersebut merupakan tempat tinggal Pj Gubernur Harun Damanik. Pertanyaannya dimana, peralatan dapur yang sebelumya ada , dan kini saat ditempat oleh Gubernur dan Wakil Gubernur, peralatan seperti, piring, sendok, garpu dan gelas pada kemana semua.
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley dengan kondisi yang dia alami sendiri merasa kecewa dan sedih namun tetap berucap syukur dan berterima kasih kepada Tuhan serta kepada seluruh masyarakat Papua Tengah.
“Ditempat ini ada kecewa sedikit, artinya kami masuk mau makan tapi tidak ada piring, tidak ada sendok, garpu. Ini ada bukti, ada keladi dan hanya pakai tissue. Pa Gub makan pakai satu penutup rantang plastik dan saya satu penutup rantang plastic. Ini sangat sayang sekali dan merasa sedih,”keluh Deinas Geley melalui video yang diterima redaksi taparemimika, pada Rabu (5/3/2025).

Dari Kiri : Gubernur Papua Tengah, Meky Nawipa, Wakil Gubernur Deinas Geley, Anggota DPRPT Yohanis Felix Helyanan,SE dan Fungsionaris PDI Perjuangan Papua Tengah, Yosef Nawipa saat berada di ruang tamu Rumah Jabatan Gubernur Papua Tengah/Foto : Istimewa
Dengan Kejadian ini, Wagub Deinas Geley mengingatkan Pj Gubernur Papua Tengah Sebelumnya Harun Damanik mempertanyakan dimana hati kecil mantan Pj Gubernur Papua Tengah sebelumnya sehingga peristiwa memalukan ini bisa mereka alami.
“Saya mau ingatkan Pa Harun Damanik, Saudara Ku dimana hati kecil Mu. Untuk menyiapkan piring, gelas, sendok. Berapa sih harga gelas, harga piring dan sendok untuk kami berdua pakai makan minum. Tapi satupun tidak ada, ini di negara Republik Indonesia, dan baru satu-satunya terjadi di Papua Tengah. Kengangan ini kami berlima tidak akan pernah lupa untuk selamanya, terima kasih Pa Damanik buat kami seperti ini,”ucap Deinas Geley dengan penuh kekecewaan.
Sementara Gubernur Papua Tengah, Meky Nawipa enggan menanggapi insiden yang dialami dan hanya berkomentar selamat makan.
“Tidak ada komentar, selamat makan saja,”ungkap Meky Nawipa dengan nada santai dan hanya tersenyum.
Sementara anggota DPRP Papua Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Yohanis Felix Helyanan,SE mengaku kecewa dengan kondisi yang dialami oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, ini sebuah pelecehan terhadap pejabat nomor satu di Papua Tengah.
“Sebagai orang nomor satu di Provinsi Papua Tengah yang telah dipilih oleh seluruh masyarakat Papua Tengah tentunya hal yang sangat miris, dengan kondisi hendak makan di rumah jabatan tidak ada peralatan dapur. Ini sesuatu yang semestinay tidak boleh terjadi, apalagi Meky Nawipa dan Deinas Geley merupakan Gubernur dan Wakil Gubernur Resmi yang telah dilantik oleh Presiden dan sudah mengikuti retret di Magelang. Mereka dua pejabat resmi sehingga harus mendapat pelayanan secara protokoler atau secara pemerintahan provinsi Papua Tengah,”keluh Yohanis Felix Helyanan,SE yang juga adalah ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika.
Politisi Senior PDI Perjuangan yang akrab disapa Jhon Thie ini, menegaskan bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur adalah pejabat negara sehingga juga harus mendapatkan pelayanan dari negara melalui Pemprov Papua Tengah, tapi ternyata itu tidak terjadi.
“Yah mungkin belum ada makan siang atau tidak disiapkan, tapi paling tidak peralatn dapur seperti, piring, sendok, gelas harus ada di rumah jabatan. Miris sekali, mereka berdua mau makan siang saja hanya pakai rantang plastic saja. Kedepan car acara seperti ini tidak boleh terulang,”tegas Jhon Thie. (tm1)














