Anggota DPRK Mimika, Luther Beanal saat menggelar Reses I di kampung Jayanti, Jumat (21/3/2025)/Foto : istimewa
TIMIMIKA, (taparemimika.com) – Menyerap aspirasi sekaligus mendengarkan keluahan warga di Kampung Jayanti Distrik Kuala Kencana, kabupaten Mimika, pada, Jumat (21/3/2025), anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika dari mekanisme pengangkata, Luther Beanal berjanji usulan dan aspirasi dari warga akan diperjuangkan dan akan didorong ke pemerintah daerah untuk bisa direalisasikan.
Sejumlah aspirasi dari warga Kampung Jayanti saat reses I diantaranya, tentang pengaspalan jalan, pembangunan perumahan layak huni bagi Orang Asli Papua (OAP), serta bantuan pembangunan kandang dan bibit ternak babi. Juga adanya keluahan dari warga mengeluhkan bahwa ternak babi mereka habis akibat wabah virus African Swine Fever (ASF).
Selain menyerap aspirasi, Luther Beanal, menyerahkan bantuan dana tunai untuk pembangunan gereja serta bantuan bahan makanan (Bama) kepada warga.
Setelah dari Kampung Jayanti Distrik Kuala Kencana, Luther Beanal selanjutnya melanjutkan reses di wilayah Jalan Agimuga Mile 32, distrik Kuala Kencana di hari yang sama.
Diwilayah Jalan Agimuga ini, warga meminta pembangunan rumah layak huni serta akses jalan masuk yang memadai ke pemukiman mereka. Usulan lainnya juga pembangunan pasar bagi mama-mama Papua agar mereka tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk membawa hasil panen ke pasar lama atau pasar baru.
Pada kesempatan tersebut, Luther Beanal menegaskan bahwa tugas utama DPRK adalah menyerap aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya ke pemerintah daerah.
“Kami di DPR bertugas mendengar keluhan masyarakat dan memastikan pemerintah memperhatikan serta menjawab kebutuhan mereka. Semua aspirasi yang disampaikan hari ini akan saya kawal agar mendapat perhatian serius dari pemerintah,” ujar Luther, Jumat (21/3/2025)
Ia menambahkan bahwa infrastruktur dan bantuan ekonomi bagi warga, khususnya dalam bidang peternakan dan perdagangan, harus menjadi prioritas agar masyarakat dapat bangkit secara ekonomi. (tm1)














