Adolina Magal : Pemerintah Daerah Diharapkan Peduli Terhadap Kondisi Masyarakat dari Distrik Hoeya

Anggota DPRK Mimika, dari mekanisme pengangkatan, Adolina Magal/Foto : husyen opa

TIMIKA,(taparemimika.com) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika dari mekanisme pengangkatan, Adolina Beanal mengharapkan  adanya perhatian pemerintah terhadap kondisi kehidupan masyarakat dari Distrik Hoeya yang selama beberapa tahun berada di pengungsian di di Kelurahan Timika Jaya, Distrik Mimika Baru, kabupaten Mimika.

Warga dari distrik Hoeya kini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan kesejahteraan dan kebutuhan hidup sehari-hari yang terlupakan oleh pemerintah kabupaten Mimika.

Pada kunjungannya di pemukiman warga distrik Hoeya di SP 2 pada Jumat (21/3/2025) lalu, Adolina melihat kondisi kehidupan masyarakat yang sangat memprihatinkan.

Dalam kunjungan tersebut, Adolina menerima berbagai keluhan dan aspirasi dari masyarakat setempat, yang menceritakan kondisi kampung halaman mereka di Distrik Hoeya, terutama terkait masalah ekonomi, kelaparan, serta infrastruktur yang memprihatinkan.

“Masyarakat khususnya orang Hoeya menghadapi banyak kekurangan, terutama dalam hal ekonomi. Tingkat kelaparan sangat tinggi, dan ini menjadi masalah serius yang perlu segera ditangani,” ujar saat ditemui di Kantor DPRK Mimika di Jalan Cendrawasih SP2, Timika, Kabupaten Mimika, pada Senin (24/3/2025) .

Ia menekankan bahwa pemerintah harus lebih memperhatikan kondisi masyarakat di daerah pedalaman, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan dan kesehatan.

Selain masalah ekonomi, ia juga menyoroti kondisi infrastruktur yang buruk, khususnya tempat ibadah dan fasilitas umum.

“Masyarakat menyampaikan bahwa gereja-gereja di daerah mereka mengalami kerusakan parah, bahkan ada yang roboh. Mereka meminta agar pemerintah segera melakukan renovasi agar mereka bisa kembali beribadah dengan nyaman,” tambahnya.

Tidak hanya tempat ibadah, Adolina juga mencatat bahwa fasilitas pendidikan dan kesehatan di daerah tersebut memerlukan perhatian serius.

“Masyarakat meminta agar pemerintah Kabupaten Timika lebih memperhatikan kondisi gedung sekolah dan pusat kesehatan. Ini adalah kebutuhan mendasar yang harus diprioritaskan,” tegasnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa masyarakat memiliki keinginan kuat untuk bertemu langsung dengan para pemangku kebijakan.

“Mereka ingin kami turun ke lapangan, melihat langsung kondisi mereka, dan mengambil tindakan nyata. Ini adalah aspirasi yang saya terima dari masyarakat,” ujarnya.

Sebagai respons, dirinya berjanji akan terus mendorong pemerintah untuk segera menindaklanjuti keluhan masyarakat.

“Saya memiliki komitmen besar untuk turun langsung ke lapangan dan melihat kondisi masyarakat secara nyata. Ini adalah tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat,” pungkasnya.

Ia menegaskan bahwa ia akan terus memantau perkembangan di Timika dan memastikan bahwa aspirasi masyarakat didengar serta ditindaklanjuti oleh pemerintah.

“Kami tidak akan berhenti sampai masalah-masalah ini benar-benar teratasi,” tutupnya. (tm1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *