PUTRA TAMANIPIA BOMBARDIR GAWANG KUDER DENGAN 6 GOL, MARTIR VERSUS SNON SWAM BERBAGI POIN SATU

Para pemain Martir dan Snon Swam beradu saling berebut bola dalam laga terakhir babak penyisihan Pool C Piala Bupati Mimika U-22 yang berlangsung di Stadion Wania Imipi SP 1 Timika, Senin (8/12/2025)/Foto : Daenk Yuyun

 TIMIKA, (taparemimika.com) – Diluar dugaan, kesebelasan Putra Tamanipia mampu membombardir gawang kesebelasan Kuder dengan 6 gol tanpa balas dalam lanjutan babak penyisihan Pool C Turnamen Sepakbola Bupati Mimika U-22 Tahun 2025 ASKAB PSSI Kabupaten Mimika, yang berlangsung di Stadion Wania Imipi Sp 1, Kabupaten Mimika, Senin (8/12/2025).

Di babak pertama, Tamanipia langsung menekan pertahanan lawan sejak awal peluit dimulai. Meskipun beberapa peluang belum terwujud, gol pembuka akhirnya datang pada menit ke-21 melalui aksi Enos Tonenggo (punggung 73).

Pemain tersebut menyambut umpan dari sisi kiri dan menendang keras bola ke dalam kotak pinalti lawan, membuat skor 1-0 untuk keunggulan Tamanipia hingga akhir babak pertama.

Setelah kickoff babak kedua, Tamanipia semakin agresif. Pada menit ke-40, Nesta Tonenggo (punggung 75) mencetak gol kedua melalui sundulan dari tendangan sudut, mengubah skor menjadi 2-0.

Pemain yang sama kemudian mencatat hattrick dengan mencetak gol ketiga (menit 47) dan keempat (menit 56), menjadikan skor 4-0.

Tekanan Tamanipia tidak surut. Pada menit 67 dan 69, Dominikus Warapiya menambah dua gol lagi untuk timnya, menjadikan skor akhir 6-0.

Kemenangan ini menjadi sebuah kejuatan dan sebuah prestasi yang memukai  bagi tim dari pesisir yang didominasi anak anak Kamoro dari Putra Tamanipia FC di laga hari ini.

Dengan hasil kemenangan 6-0 atas Kuder, Putra Tamanipia memastikan lolos ke babak 16 besar sebagai Runner Up Pool C.

MARTIR HANYA BERMAIN IMBANG 0-0 DENGAN SNON SWAM

Pertarungan antara Martir FC dan Snon Swan FC di Lapangan Wania Imipi SP1 (Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania) berakhir tanpa gol, dengan kedua tim harus puas berbagi satu poin masing-masing.

Momen paling seru malah datang dari kesalahan pelanggaran yang menghasilkan penalti  untuk Snon Swam namun tak mampu menjadi gol dan  skor akhir 0-0.

Sejak kickoff babak pertama, kedua tim langsung saling jual beli serangan. Namun, baik Martir maupun Snon Swan tampak kesulitan membobol pertahanan lawan.

Peluang-peluang yang muncul terasa samar dan tak mampu diubah menjadi gol, sehingga skor 0-0 bertahan hingga jeda pertandingan.

Babak kedua menjadi lebih sengit. Snon Swan langsung menekan dari sisi kiri lapangan, membuat lini pertahanan Martir kewalahan.

Namun, Martir juga tak kalah, sering melakukan serangan balik yang tajam hanya saja pertahanan Snon Swan tetap kokoh.

Momen puncak datang pada pertengahan babak kedua: pemain bertahan Martir melakukan pelanggaran di kotak pinalti, membuat wasit memutuskan pemberian penalti untuk Snon Swan.

Semua mata terarah ke penjaga gawang Martir dan dia sukses menahan sepakan keras dari lawan. Pukulan emas itu terhalau, membuat skor tetap tak berubah 0-0.

Hingga peluit panjang bunyikan, tidak ada gol yang tercipta. Kedua tim harus pulang dengan satu poin. (yun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *