Pesawat Caravan di Lapter Kokonao/Foto : istimewa
TIMIKA, (taparemimika.com) – Warga Aroanop, Tsinga dan kampung lainnya di distrik Tembagapura di daerah pegunungan mengaku, kesulitan bahan makanan karena tidak adanya pesawat yang terbang ke wilayah Distrik Tembagapura sejak November 2024.
Keluhan ini disampaikan oleh salah satu tokoh pemuda sekaligus tokoh masyarakat Arwanop, Yosianus Janampa mewakili sebagian masyarakat yang bermukim di distrik Tembagapura, kabupaten Mimika.
“Bahwa sejak November 2024 hingga saat ini tidak ada penerbangan pesawat perintis yang layani masyarakat di wilayah pegunungan, sehingga masyarakat kesulitan untuk bahan makanan dan bahan bakar,”ungkap Yosianus Janampa kepada wartawan di Timika, Selasa (11/2/2025).
Karena tidak ada penerbangan ke Aroanop, Tsinga dan beberapa wilayah sekitarnya di Distrik Tembagapura, sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan Bama.
Atas kondisi ini, Yosias berharap agar Pemkab Mimika segera aktifkan kembali penerbangan guna melayani masyarakat. Pemkab dan DPRD harus mencari solusi dan bekerja sama maskapai, supaya bisa melayani masyarakat di pegunungan.
“Adanya pesawat itu bukan untuk memperlancar pasokan bama bagi masyarakat, tapi juga untuk kelancaran layanan pemerintahan dan kepentingan lainnya dari Timika ke pedalaman termasuk dari kampung ke kota Timika,” katanya.(tm1)














