Anggota DPRK Mimika dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)/ Foto : husyen opa
TIMIKA, (taparemimika.com) – Usulan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (MUSRENBANG) mulai tingkat Kampung, Keluraha, Distrik hingga tingkat Kabupaten Mimika diharapkan bisa sinkron apa yang menjadi usulan dari masyarakat sehingga dapat diakomodir dalam program yang tertuang di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Mimika untuk tahun 2026 mendatang.
“Kita semua berharap bahwa bahwa prioritas utama dari pembangunan kedepan ini adalah hasil Musrenbang yang diusulkan dari jenjang Kampung, Kelurahan, Distrik hingga Musrenbang Kabupaten Mimika. Karena usulan melalui jenjang tingkatan ini dapat mengakomodir apa yang menjadi kebutuhan masyarakat ditingkat bahwa, bukan yang hanya dibutuhkan bagi usulan di tingkat kabupaten saja,”ungkap anggota DPRK Mimika dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Adrian Andhika Thie kepada wartawan di kantor DPRK Mimika di Jalan Cendrawasih SP 2 Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (19/8/2025).
Menurut Adrian, adapun usulan dari warga yang tersebar di 18 Distrik merupakan usulan yang memang menjadi kebutuhan masyarakat yang riil dilapangan, harus dapat diakomodir dan dapat masuk di Musrenbang tingkat kabupaten.
“Karena ini suara dan usulan dari masyarakat yang disampaikan melalui Musrenbang tingkat Kampung sehingga harus menjadi prioritas, harapan pemerintah kabupaten Mimika mulai dari setiap OPD bisa memahami bahwa ini menjadi harapan harapan dari setiap masyarakat,”katanya.
Masih menurut Adrian, ada beberapa aspek yang menjadi masukan buat pemerintah daerah terutama untuk program-program kedepan mulai dari visi misi kepala daerah terpilih termasuk dari hasil jaring aspirasi melalui kegiatan Reses anggota DPRK harus sesuai dengan program yang dibutuhkan masyarakat.
“Masukan-masukan dari masyarakat itu harus sinkron dan yang tertuang dalam usulan di Musrenbang, harapan kita bahwa hasil dari Musrennang ini bisa menjadi program prioritas. Karena apa yang diusulkan masyarakat itu yang dialami dan langsung menyentuh kepada masyarakat,”sebut Politisi Senior dari Daerah Pemilihan III Mimika ini.
Ditambahkan, bahwa kebutuhan masyarakat yang telah diusulkan dari tingkat bawa harus jadi prioritas, selain dari pada program-program yang sudah direncanakan melalui APBD yang dianggarkan tahun ini.
“Aspirasi atau suara masyarakat itu lah yang langsung menyentuh yang telah disampaikan melalui Musrenbang. Usulan melalui Musrenbang ini bisa di dengar oleh pemerintah dan bisa dijalankan. Kebanyakan hasil dari reses itu diharapkan pasti dilihat, apabila dari musrenbang diajukan program yang sama itu akan menjadi prioritas utama,”tuturnya.
Melalui reses dari setiap anggota dewan juga mendengar langsung dari masyarkat. Tentu saja setiap dapil pasti beda usulan tapi pada intinya semua untuk kesejahtraan masyarakat.
“Kita berharap eksekutif dan legislatif dan setiap aspek dari program dan usulan masyarakat di Mimika, akan bergandengan tangan untuk membangun Mimika ini lebih baik kedepan,”tutup Adrian. (tm1)














