Peruntukkan Rumah Layak Huni Bagi OAP Harus Tepat Sasaran, Tidak Hanya Modus Saja

Anggota DPRK Mimika, Anton N Alom/Foto : husyen opa

TIMIKA, (taparemimika.com) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika dari mekanisme pengangkatan, Anton N Alom mendukung program pembangunan rumah layak huni bagi Orang Asli Papua (OAP) oleh Dinas Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Mimika, namun sebelum dibangun peruntukkan bagi penerima rumah harus benar-benar yang membutuhkan.

Anton N. Alom mengatakan, pemerintah daerah harusnya memiliki data guna memastikan oknum atau warga tersebut benar-benar belum punya rumah, atau mendata dengan real terkait berapa jumlah, jangan hanya modus, akhirnya tidak tepat sasaran.

“Pemerintah melalui OPD tehnis harus data dulu setiap lokasi atau sasaran yang akan dibangun rumah layak huni, apakah benar peruntukkannya untuk OAP atau hanya modu,” katanya.

Anton pun berhara,p pihak DPRK juga tentu membantu untuk menginformasikan lokasi masyarakat sebab mereka yang lebih mengetahui kondisi masyarakat mereka di setiap dapil. Fakta dilapangan ada 4 sampai 5 Kepala Keluarga dalam satu rumah, sehingga rumah adalah urgent bagi OAP.

“DPRK yang mewakili masyarakat Asli Papua di Mimika perlu juga dilibatkan, tentang sasaran penerima rumah layak huni. Apalagi ada program Pokok Pikiran Dewan yang juga mengusulkan pembangunan rumah bagi warga asli di wilayah adat tersebut,”katanya.

Menurutnya, selama ini memang pemerintah sudah membangun rumah layak huni bagi masyarakat Papua namun tidak merata.

“Kali ini kalau ada program perumahan saya setuju sekali terutama masyarakat asli. Tapi jangan hitung-hitung hanya puluhan rumah saja, bila perlu ratusan atau ribuan rumah yang harus dibangun, kan katanya Timika mau kota madya, terus pemekaran kabupaten juga,”pungkasnya. (tm1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *