KOMISI II DPRK MIMIKA LAKUKAN PENGAWASAN JELANG LEBARAN, CEK KETERSEDIAN KEBUTUHAN POKOK HINGGA BARANG KADALUARSA
TIMIKA, (taparemimika.com) – Untuk memastikan stok kebutuhan bahan pokok dan memastikan seluruh barang kebutuhan pokok yang dijual dipasaran terjamin serta tidak kadaluarsa, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika pada, Kamis (5/3/2026) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) sekaligus pengawasn ke sejumlah gudang pengusaha dan toko serta Minimarket yang ada di Kota Timika.
Kunjungan Komisi II DPRK Mimika dipimpin langsung oleh, Ketua Komisi Dolfin Beanal, didampingi oleh Wakil Ketua, Mariunus Tandiseno, Sekretaris Adrian Andhika Thie serta seluruh anggota komisi II lainnya diantaranya, Dessy Putrika Ros Rante, Merry Pongutan, Billianus Zoani, Stefanus Onawame dan Luther Beanal.
Dalam kunjungannya, Komisi II DPRK Mimika turut didampingi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mimika, Balai POM bersama sejumlah Staff Setwan DPRK Mimika.
Lokasi awal yang dikunjungi Komisi II adalah Gudang Mariat yang menampung bahan pokok yang terletak di SP 3 Kelurahan Karang Senang, dilanjutkan dengan menyusuri ruko dan toko di Base Camp Kelurahan Timika Jaya SP dan Gudang Frozen di Jalan Hasanudin Timika, Kelurahan Pasar Sentral.

Dari pantauan dilapangan, rombongan Komisi II DPRK Mimika satu persatu mengecek dan memastikan stok kebutuhan sehari-hari yang ada di gudang, dan mengecek dan memastikan masa berlaku seluruh barang kebutuhan.
Pada saat di toko dan mini market yang didatangi, anggota dewan juga berinteraksi dan berdiskusi dengan para pengusaha tentang harga barang serta stok kebutuhan dan ketersediaan selama Ramadhan dan jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Ketua Komisi II DPRK Mimika, Dolfin Beanal membenarkan terkait kegiatan Komisi II DPRK Mimika melakukan kunjungan dan pengawasan dilapangan, dalam rangka memastikan ketersediaan kebutuhan pokok dan harga serta mengawasi adanya kemungkinan barang kadaluarsa yang ada dipasaran.
“Kunjungan Komisi II DPRK Mimika ke sejumlah gudang dan toko, guna memastikan terjadinya ketersediaan kebutuhan pokok sekaligus memastikan kestabilan harta jelang Idul Fitri. Juga untuk mengecek barang-barang kebutuhan yang Kadaluarsa,”sebutnya. (tm1)















