POKSUS DPRK MIMIKA TIDAK DIUNDANG DALAM MUSRENBANG OTSUS 2026, ABRIAN KATAGAME : BUKTI KURANGNYA KETERBUKAAN INFORMASI

Ketua Kelompok Khusus (Poksus) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Abrian Katagame/Foto : husyen opa

TIMIKA, (taparemimika.com) – Kelompok Khusus (Poksus) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika kecewa karena tak diundang dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus (Otsus) oleh Pemkab Mimika digelar Selasa (31/3/2026) di Hotel Horison Ultima Timika, Kabupaten Mimika Papua Tengah.

Kekecewaan ini disampaikan langsung oleh Ketua Poksus DPRK Mimika, Abrian Katagame kepada wartawan saat ditemui di Kantor DPRK Mimika, Selasa (31/3/2026).

Menurut Abrian dengan tak diundangnya Poksus DPRK Mimika pada Musrenbang 2026, ini menandakan kurangnya keterbukaan informasi terkait pengelolaan dana Otsus oleh Pemkab Mimika.

“Sekarang Musrenbang Otsus 2026 sementara berlangsung di Ultima, tapi Poksus DPRK tidak diundang. Ini menandakan kurangnya keterbukaan informasi terkait pengelolaan dana Otsus oleh Pemkab Mimika,” pungkas Abrian.

Poksus DPRK sambungnya, merupakan perwakilan rakyat melalui jalur pengangkatan, sehingga harus terlibat dalam pengawasan Otsus.

Poksus DPRK Mimika ingin mengethaui secara pasti, karena ingin mengetahui sejauh mana realisasi dana otsus untuk tahun-tahun sebelumnya. Demikian juga terkait rencana penggunaan dana otsus pada tahun-tahun kedepannya.

“Hari ini kami tidak diundang dan kami sangat kecewa dan sesali itu, padahal kami tunggu undangan dari kemarin. Bagaimana Poksus DPRK bisa ikut awasi dana otsus, kalau pembahasan awalnya tidak dilibatkan oleh Pemkab. Padahal, lahirnya  otsus karena adanya OAP,sehingga harus diketahui publik, khususnya OAP,” ucapnya.

Dia menjelaskan, program yang didanai oleh Otsus dari pemerintah pusat yang dikucurkan ke kabupaten baik program prioritas Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur untuk memastikan berjalan dan dinikmati oleh seluruh masyarakat.

“Kami mau agar dana yang dikucurkan melalui program otsus dari pemerintah pusat dapat kami awasi secara langsung, kami tunggu undangan kemarin dan sampai hari ini tidak ada,”katanya. (opa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *