GELAR RAPAT INTERNAL, KOMISI II DPRK MIMIKA BAHAS AGENDA PENGAWASAN KE PESISIR DAN RENCANA MENGGELAR RAPAT DENGAR PENDAPAT

Suasana Rapat Internal komisi II DPRK Mimika, bersama Kabag Keuangan Setwan dan Staff di ruang Rapat Komisi II Lantai II Kantor DPRK Mimika, Pada Rabu (10/6/2026)/Foto : husyen opa

TIMIKA,(taparemimika.com) – Menggelar Rapat Internal terkait jadwal dan beberapa agenda pada Rabu (10/6/2026), Komisi II DPRK Mimika akan menggelar Kegiatan Pengawasan ke pesisir dan  membahas sejumlah program jadwal serta berencana akan menggelar Rapat Dengan Pendapat (RDP) dengan dinas serta instansi terkait beberapa hal yang selama ini menjadi keluahan warga yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Rapat Komisi II DPRK Mimika dilaksanakan di Ruang Rapat Komisi II Kantor DPRK Mimika, dan dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRK Mimika, Mariunus Tandiseno didampingi Sekretaris Komisi II, Adrian Andhika Thie, serta anggota komisi lainnya seperti, Merry Pongutan, Dessy Putriak Ros Rante, Billianus Zoani dan Luther Beanal serta tenaga ahli Komisi Alwi Renhoran, dan staff Komisi II Setwan DPRK Mimika.

Dalam rapat internal Komisi II tersebut, dari sejumlah usulan dan agenda kerja komisi, salah satu nya kegiatan pengawasan akan dilakukan pada Kamis (11/6/2026). Selain pengawasan ke pesisir, agenda lainnya adalah akan menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan sejumlah OPD-OPD dan instansi tehnis yang selama menemukan masalah dan aspirasi yang telah dilakukan seperti Kunjungan Kerja, Studi Banding dan Hearing termasuk hasil dari pengawasan akan ditindak lanjuti.

“Hari ini hasil internal Komisi II telah diputuskan dan disepakati untuk melakukan pengawasan, dan lokasi kegiatan pengawasan akan dipusatkan di dua distrik. Yaitu distrik Mimika Tengah dan Distrik Mimika Barat, dengan fokus lokasi di SPBU di Atapo Kokonao, Pabrik Sagu di Kekwa dan melihat secara langsung aktifitas Koperasi Merah Putih di Kekwa,”tegas Ketua Komisi II DPRK Mimika, Mariunus Tandiseno.

Staff Ahli Komisi II DPRK Mimika, Alwi Renhoran bersama Staff Setwan DPRK Mimika, Selvi M dan ny Carolina/Foto : husyen opa

Politisi Senior Partai Golkar ini mengakui, sasaran Lokus pengawasan kali ini akan Kokonao untuk melihat secara langsung SPBU dan mendengarkan masukan dan saran tentang masalaha pelayanan BBM di pesisir.

“Salah satu tujuan kunjungan pengawas adalah di SPBU Pesisir yang ada di Kokonao Mimika Barat, dan melihat langsung operasional pabrik Sagu di serta perkembangan usaha keramba kepiting di Kekwa dan melihat aktifitas Koperasi Merah Putih di Atuka. Apakah kegiatan atau program tersebut semuanya berjalan atau tidak, itu yang ingin kami melihat langsung tiga lokasi tersebut,”ungkapnya.

Anggota Komisi II lainnya, Dessy Putrika Ros Rante dalam rapat tersebut mengusulkan agar baiknnya melibatkan OPD tehnis dalam pengawasan, sehingga dewan bisa mendapatkan penjelasan dan keterangan bila ada masalah atau kendala dalam program tersebut.

“Saya usulkan agar bisa melibatkan opd atau mitra, seperti dinas perikanan, Pertamina dan dinas Koperasi. Tapi kalau tidak, setelah balik dari kegiatan kita gelar RDP dengan OPD atau instansi tehnis dan BUMN agar bisa menyelesaikan permasalah yang terjadi di lapangan,”usul Dessy.

Anggota Komisi II dari Partai Perindo, Billianus Zoani pada kesempatan tersebut berharap sekembalinya dari pengawasan dan hasilnya kita bertemu dengan OPD atau Instansi untuk menyampaikan berbagai masalaha dan kendala yang yang di temukan dilapanga.

“Sekembalinya dari pengawasan, kalau bisa kita undang OPD atau instansi tehnis sehingga persoalan yang kita dapatkan dapat langsung disampaikan dan diketahui oleh OPD terkait. Kita sampaikan hasil dari pengawasan kepada OPD dan instansi tehnis, sehingga secepatnya ada solusi,”usulnya.

Sementara Mery Pongutan mengatakan, kunjungan pengawasan ini harus dilakukan oleh Komisi II agar persoalan yang selama ini dikeluhkan warga dapat ditindak lanjuti.

Suasana Rapat Internal Komisi II DPRK Mimika, Rabu (10/6/2026)/Foto : husyen opa

“Kegiatan Pengawasan Komisi II ini dapat kita jalankan khususnya yang ada di pesisir, karena banyak persoalan di pesisir yang harus dapat ditindak lanjuti. Hasilnya nanti kita akan undang OPD tehnis untuk RDP,”tegasnya.

Sedangkan Sekretaris Komisi II Adrian Andhika Thie mengaku siap untuk dilakukan pengawasan dalam waktu dekat, biar kita tahu apa permasalahan yang selama ini dikeluhkan warga, termasuk persoalan, listrik, Kebutuhan BBM bagi warga di Pesisir termasuk memastikan Koperasi Merah Putih yang baru diresmikan.

“Kita ingin memastikan dalam pengawasan berbagai hal, mulai dari persoalan BBM di pesisirmm Listrik, program perikanan pembibitan keraka maupun koperasi merah putih. Ingin memastikan seluruh program itu perkembangannya, apakah masih beroperasi termasuk program keramba keraka dan operasi Pabrik Sagu di Keakwa,”pungkas Adrian.

Adrian mengusulkan, agar bagian Staff Sekretariat untuk cari data di Dinas Perikanan berapa jumlah usaha perikanan Keramba Kepiting termasuk perusahaan Pabrik Sagu yang ada di Keakwa.

Hasil yang disepakati dalam rapat internal tersebut adalah, lokasi kunjungan ada di dua distrik, yaitu distrik Mimika Barat dan Distrik Mimika Tengah. Titik yang akan dikunjungi adalah, SPBU Pesisir di Atapo Kokonao, Pabrik Sagu di kampung Keakwa, Usaha Keramba kepiting dan Koperasi Merah Putih di Kampung Atuka.  (tm1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *