Anggota DPRK Mimika Dari Dapil 6, Dessy Putrika Ros Rante saat menggelar reses di Kampung Kekwa dan Timika Pantai, Distrik Mimika Tengah, Jumat (12/12/2025)/Foto : Istimewa
TIMIKA, (taparemimika.com) – Menggelar kegiatan Reses ketiga atau terakhir di tahun anggaran 2025, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika dari Partai Demokrat Daerah Pemilihan enam, Dessy Putrika Ros Rante,SE menggelar kegiatan reses pada Jumat (12/12/2025), di Kampung Kekwa dan Kampung Timika Pantai, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah.
Dalam kegiatan reses di dua kampung tersebut, politisi Demokrat ini menerima berbagai ragam usulan dan masukan, mulai dari soal Air bersih, rumah Layak huni, penerangan, Makanan bergizi untuk ibu hamil – Bayi dan anak-anak untuk cegah stunting, pemberdayaan ekonomi bagi nelayan, pemberdayaan pemuda melalui kegiatan Pendidikan dan Pelatihn, hingga persoalan pendidikan dan kesehatan sebagai kebutuhan dasar masyarakat yang bersifat wajib.
Dikatakan Dessy Putrika, untuk aspirasi dari masyarakat kampung Kekwa, masyarakat mengusulkan pembangunan rumah sehat, peningkatan fasilitas pendidikan, serta penempatan guru yang tetap tinggal di tempat tugas demi kelancaran proses belajar mengajar. Masyarakat juga meminta program makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah dan pembangunan talud pemecah ombak.
Sementara itu, masyarakat Kampung Timika Pantai mengeluhkan minimnya fasilitas penerangan di sejumlah titik.
“Pemberdayaan Perempuan dan Nelayan, mereka dari kelompok ibu-ibu meminta pelatihan menjahit jaring, mengingat sebagian besar warga berprofesi sebagai nelayan. Keterampilan tersebut dinilai sangat membantu untuk menunjang aktivitas melaut,”sebutnya.

Foto bersama legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI, Dessy Putrika Ross Rante, usai melakukan Reses Tahap III Tahun 2025 di Kampung Kekwa dan Timika Pantai, Distrik Mimika Tengah, Jumat (12/12/2025)/Foto : Istimewa
Sedangkan untuk aspirasi dan harapan Pemuda di Wiayah Pesisir, pemuda berharap pelatihan keterampilan dapat dilaksanakan langsung di kampung, karena pelatihan di kota membutuhkan biaya besar. Mereka meminta Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Mimika lebih sering turun ke kampung untuk membuka akses pelatihan.
“Masyarakat juga berharap adanya dukungan untuk melengkapi fasilitas rumah ibadah, seperti meja altar, peralatan musik/sound system untuk keperluan ibadah, dan perlengkapan lainnya. Kebutuhan penerangan di beberapa wilayah pun kembali ditekankan,”jelas Dessy.
Untuk dibidang, pelaku UMKM meminta perhatian terutama dalam pemasaran produk, karena mereka masih kesulitan menjangkau pasar yang lebih luas.
Menanggapi seluruh aspirasi, Srikandi Demokrat, Dessy Putrika, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan berbagai usulan tersebut melalui mekanisme kelembagaan.
“Tentu ini menjadi catatan untuk diteruskan ke pemerintah daerah agar keluhan masyarakat dapat diperhatikan,” ujarnya.
Dessy juga langsung memenuhi beberapa kebutuhan mendesak, di antaranya bantuan lonceng gereja untuk sejumlah rumah ibadah. Selain menyerap aspirasi, ia turut menyerahkan bantuan logistik kepada masyarakat setempat
Menurut Dessy, hampir seluruh kebutuhan masyarakat di dua kampung tersebut memiliki kesamaan, terutama terkait minimnya fasilitas dasar.
“Saya sudah bertemu langsung dengan masyarakat. Pada dasarnya, kebutuhan mendasar mereka itu sama,”tutupnya. .(tm1)














