TIMIKA,(taparemimika.com) – Anggaran Pendapatan dan Belalnja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp 5.644.590.782.243,00, akhirnyua ditetapkan oleh 8 Fraksi-fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika. Hal ini terungkap dalam Rapat Paripurna IV Masa Sidang III DPRK Mimika yang digelar di ruang Sidang Kantor DPRK Mimika Pada Kamis (27/11/2025).
Delapan fraksi masing masing, Fraksi Golkar, Fraksi PKB, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Demokrat, Fraksi Gerindra, Fraksi Eme Neme Yauware, Fraksi Rakyat Bersatu dan Fraksi Pengangkatan Khusus, dalam pendapat akhirnya menerima dan menyetujui tanpa catatan RAPBD Mimika tahun 2026 menjadi Peraturan Daerah.
Pendapat akhir Fraksi masing masing disampaikan oleh, Mariunus Tandiseno (Fraksi Golkar), Benyamin Sarira (Fraksi PKB), Simson Gujangge (Fraksi PDIP), Dessy Putrka Ros Rante (Fraksi Demokrat), Yan Pieterson Laly (Fraksi Gerindra), Hj Rampeani Rachman (Fraksi Eme Neme Yauware), Herman Gafur,SE (Fraksi Rakyat Bersatu) dan Anton N Alom (Kelompok Khusus).
Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna lantai III Kantor DPRK Mimika, tersebut dipimpin langsung Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapraeyau, didampingi Wakil Ketua I, Asri Akkas, Wakil Ketua III, Ester Tesenawatme, dan dihadiri anggota DPRK lainnya, serta Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, Pj Sekda Mimika, Abraham Kateyau,Pimpinan OPD, Forkopimda serta tamu undangan lainnya.

Setelah pandangan akhir fraksi dibacakan, dilanjutkan penandatanganan surat keputusan Pimpinan DPRK tentang anggaran pendapatan belanja daerah tahun anggaran 2026 yang sudah disetujui oleh semua Anggota DPRK Mimika usai ditanyakan Ketua DPRK ditandai dengan pengetokan palu sidang.
Dalam sambutanya, Ketua DPRK Mimika, Primus Natikaperayau mengatakan bahwa kita telah menyaksikan puncak dari sebuah proses legislasi dan penganggaran yang telah kita lalui bersama dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. proses pembahasan RAPBD tahun anggaran 2026 telah berjalan secara intensif, terbuka, dan konstruktif.
“Kami mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah bekerja untuk menyiapkan, memppresentasikan, dan merespon setiap masukan, kritik, dan saran dari dewan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim banggar dan seluruh fraksi-fraksi DPRK yang telah menjalankan fungsi budgeting dan pengawasan dengan optimal. “Melalui pandangan umum, jawaban pemerintah, dan proses pembahasan di tingkat komisi dan badan anggaran, seluruh fraksi telah menyuarakkan aspirasi masyarakat Mimika dengan jelas dan terperinci,” sebutnya.
Ia mengungkapkan, Pandangan fraksi yang telah kita dengarkan bukan sekedar formalitas, melainkan cerminan dari kesepakatan politik yang matang, yang mengikat antara lembaga legislatif dan eksekutif,
pandangan ini merangkum seluruh koreksi, penajaman program, dan prioritas pembangunan yang dianggap paling mendesak untuk kemajuan Kabupaten Mimika di tahun 2026.
Dikatakan Primus,Kita semua menyadari bahwa anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) harus berpihak pada rakyat dan fokus pada peningkatan kesejahteraan,mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,memastikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Mimika, meningkatkan kualitas pelayanan publik dasar, terutama disektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Sementara dalam sambutanya Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRK Mimika yang telah banyak mencurahkan energi dan pikiran, memberikan saran, tanggapan dan koreksi, terhadap Rancangan
APBD Kabupaten Mimika tahun anggaran 2026, sehingga menghasilkan komitmen bersama, berupa persetujuan bersama untuk penetapan RAPBD tahun anggaran 2026.
Dikatakan Wabup Emanuel Kemong, Mengenai RAPBD tahun anggaran 2026 dapat saya informasikan, bahwa aspek kebijakan tetap mengacu pada nota kesepakatan mengenai kebijakan umum anggaran dan nota kesepakatan prioritas plafon anggaran sementara tahun anggaran 2026, ini bukan saja merupakan kebijakan anggaran yang telah disepakati bersama, melainkan lebih kepada penguatan dan komitmen bersama terhadap kebijakan kebijakan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pembangunan yang berkelanjutan.

Dalam pelaksanaan pembangunan pada tahun 2026 kami berkomitmen bahwa DPRK menjadi mitra yang sejajar dan konstruktif dalam mengawal pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan.” Dengan ditandatangani persetujuan bersama tentang RAPBD tahun anggaran 2026 sebesar Rp 5.644.590.782.243,00 selanjutnya akan disampaikan ke Provinsi Papua Tengah untuk dievaluasi dan ditetapkan sebagai APBD tahun anggaran 2026, semua proses tahapan penyusunan APBD tahun anggaran 2026 dapat diselesaikan tepat waktu sehingga pelaksanaan semua program kegiatan dapat di mulai bulan januari tahun 2026.
“Terima kasih kepada Pimpinan dan Anggota DPRK yang telah bersedia melaksanakan pengkajian dan pembahasan secara objektif dan mendalam, terhadap rancangan APBD tahun anggaran 2026 yang kami ajukan, sehingga pada hari ini dapat disetujui bersama,”ungkapnya.
Dikatakan Wakil Bupati, Semoga apa yang kita laksanakan pada hari ini, merupakan salah satu bentuk pelaksanaan amanah,pengabdian dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara. “Semoga RAPBD tahun anggaran 2026 yang kita setujui bersama ini benar benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten mimika yang kita cintai bersama,”tutupnya.(tm1)















