TIMIKA,(taparemimika.com) – Atlet cabang olahraga (cabor) beladiri asal Kabupaten Mimika menyatakan kesiapan untuk berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2026 yang akan digelar di Sulawesi Utara pada Oktober mendatang. Namun, kesiapan para atlet tersebut masih dihadapkan pada kendala administrasi yang menjadi kewenangan KONI Provinsi Papua Tengah.
Ketua KONI Kabupaten Mimika, Antonius Kemong, pada Kamis (30/7/2026) di Timika mengatakan seluruh atlet yang dipersiapkan telah siap bertanding. Meski demikian, proses administrasi, mulai dari penerbitan rekomendasi hingga pendaftaran atlet, sepenuhnya ditangani oleh KONI Provinsi Papua Tengah.
“Atlet kami sudah siap mengikuti PON Beladiri. Yang menjadi perhatian sekarang adalah proses administrasi karena seluruh tahapan, mulai dari rekomendasi sampai pendaftaran, dilakukan oleh KONI Provinsi Papua Tengah,” ujar Antonius.
Ia berharap KONI Papua Tengah segera mengambil langkah cepat agar seluruh persiapan dapat diselesaikan tepat waktu. Menurutnya, selain administrasi, kebutuhan akomodasi bagi atlet dan ofisial juga harus segera dipastikan mengingat seluruh kontingen akan bertanding membawa nama Provinsi Papua Tengah.
“Kami berharap KONI Papua Tengah bergerak cepat menyiapkan seluruh kebutuhan, baik administrasi pendaftaran maupun akomodasi atlet dan cabang olahraga yang akan bertanding. Waktu pelaksanaan sudah semakin dekat, sehingga semua persiapan harus segera dituntaskan,” tegasnya.
Antonius menambahkan, keterlambatan dalam proses administrasi berpotensi mengganggu keikutsertaan atlet yang telah menjalani persiapan secara maksimal. Karena itu, ia meminta adanya koordinasi yang lebih intensif agar kontingen Papua Tengah dapat tampil optimal pada PON Beladiri 2026. (tm1)














