TIMIKA, (taparemimika.com) – Salah satu wadah untuk menyalurkan dan membina para talenta-talenta muda sepakbola di Papua Tengah adalah dengan semakin banyaknya bermunculan Sekolah Sepak Bola (SSB). Dan salah satunya adalah terbentuknya SSB Amungsa yang berakhir di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
SSB Amungsa ini resmi dilounching oleh Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini, SIK, M.Si., yang berlangsung di salah satu Resto di Timika, pada Sabtu (12/9/2026) malam. Kehadiran SSB Amungsa ini diharapkan menjadi wadah untuk menggali dan membina serta melahirkan atlet-atlet sepak bola di Papua Tengah.
Lounching SSB Amungsa oleh Kapolda Papua Tengah tersebut ditandai dengan pemukulan tifa, penyerahan legalitas SSB Amungsa, serta pemotongan tumpeng bersama.
Prosesi pemotongan tumpeng dilakukan oleh Kapolda Papua Tengah selaku Dewan Pembina SSB Amungsa, Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, dan Manajer SSB Amungsa Irfan Irianto, Owner Goldstone Mini Soccer Arena, para orang tua dan para pemain-pemain SSB Amungsa.
Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, SIK, M.Si.,mengapresiasi kehadiran SSB Amungsa diharapkan menjadi wadah pelatihan bagi anak-anak Mimika yang memiliki minat dan bakat di bidang sepak bola.
“Anak-anak di tanah Amungsa memiliki potensi sepak bola yang luar biasa sehingga perlu mendapatkan pelatihan secara serius. Mari kita mendukung terbentuknya SSB Amungsa ini, biar menjadi wadah untuk bertumbuhnya generasi muda Mimika dalam dunia sepakbola,” harap Kapolda Papua Tengah yang dikenal dengan sebutan Pajero.
Kata dia, materi pelatihan di SSB Amungsa tidak hanya fokus pada kemampuan teknis pemain dalam mengolah bola, namun juga berkaitan dengan pembentukan karakter, mental serta disipiln bagi anak-anak.
Manajer SSB Amungsa, Irfan Irianto menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan penuh dari Kapolda Papua Tengah atas terbentuknya SSB Amungsa.
Irfan mengaku, dengan kehadiran SSB tersebut adalah wujud komitmen untuk memperkuat pembinaan lahirnya talenta sepakbola usia dini di Papua Tengah, khususnya Kabupaten Mimika.
“Banyak talenta muda yang berpotensi berkembang jika diberikan wadah, Arah, serta kesempatan untuk mengembangkan bakat dan talenta muda di tanah ini. Tugas kita adalah memberikan wadah, arah, serta kesempatan agar potensi tersebut dapat tumbuh,” sebut Irfan.
Ditambahkan, bahwa metode pelatihan yang diterapkan di SSB Amungsa adalah meningkatkan kemampuan sepak bola sekaligus membangun karakter, dan disiplin.
“Ucapan terima kasih dan apresiasi juga kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung, serta rekan-rekan SSB se-Mimika yang telah berkenan hadir. Kami berharap sinergi ini dapat terus terjalin demi kemajuan sepak bola Papua Tengah,” pintanya. (tm1)














