Kondisi Lapangan Stadion Wania Imipi SP 1 Timika yang tergenang air saat laga antara Persemi Mimika versus Persido Dogiyai, pada Kamis (12/3/2026)/Fotografer : Fernando Rio
TIMIKA, (taparemimika.com) – Pertandingan Liga 4 Piala Gubernur PSSI Papua Tengah antara tuan rumah Persemi Mimika menghadapi Persido Dogiyai di Pool A pada Kamis (12/3/2026) sore yang berlangsung di Stadion Wania Imipi Timika, Kabupaten Mimika harus dihentikan karena status Force Maejure akibat hujan deras, petir serta hampir sebagian lapangan kondisinya tergenang air.
Laga antara Persemi Mimika versus Persido Dogiyai menit ke 28 babak pertama ,terpaksa dihentikan wasit setelah berkoordinasi dengan Pengawas Pertandingan (Match Commissioner). Wasit menghentikan laga tersebut selama 2X15 menit, namun kondisi lapangan tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.
Dan hasil kesepakatan antara Wasit, Matchom, Offisial kedua tim, Keamanan dan Panpel, akhirnya pertandingan ditunda ke hari Jumat (13/3/2026) besok sore, dengan komposisi pemain tetap dan kostum kedua tim juga tidak mengalami perubahan. Untuk waktu pertandingannya juga telah disepakati akan dimulai sejak pukul 14.30 WIT.
Ketua Panpel Liga 4 PSSI Papua Tengah, Alfred Fredy Anouw didampingi Vikcy Tebay kepada wartawan mengatakan, pertandingan antara Persemi Mimika melawan Persido Dogiyai harus ditunda ke hari Jumat (13/3/2026) sorem karena hujan deras, petir serta adanya genangan air yang membuat aliran bola tidak bisa berjalan normal.
“Kesepakatan antara wasit, Matchom, kedua kesebelasan, pihak keamanan dan Panpel bersepakat untuk pertandingan yang terhenti di menit ke 28 babak pertama dilanjutkan Rabu sore besok jam 14.30 WIT,”terang Alfred Fredi Anouw kepada wartawan.

Ketua Panpel Liga 4 PSSI Papua Tengah, Alfred Fredy Anouw/Foto : istimewa
Sementara Match Commissioner Panpel Liga 4 PSSI Papua Tengah, Junardi ketika dikonfirmasi membenarkan penundaan pertandingan antara Persemi versus Persido Dogiyai karena Force Maejure, atau faktor alam dan kondisi lapangan yang dapat dilanjutkan pertandingannya dan harus ditunda.
“Karena kedua kesebelasan dan wasit serta keamanan telah bersepakat untuk menunda pertandingan keesokan harinya, jadi kita tunda ke Jumat besok jam 14.30 WIT,”sebutnya.
Padahal, laga berjalan cukup menarik hingga menit ke 28 babak pertama masih dengan skor 0-0. Persemi Mimika yang menjadi tuan rumah hanya menurunkan tim lapis kedua kecuali Penjaga Gawan Mochammada Sheva Ananda (31) dan Charenz Huwaei (19), dan tampik dibabak pertama tidak terlalu ngotot. Karena Persemi yang sudah memastikan satu tiket ke babak semifinal sehingga tidak memasang target menang, dan memilih mengistirahatkan para pemain intinya.
Sedangkan Persido Dogiyai yang hanya membutuhkan kemenangan atau paling tidak seri, sejak awal menit pertama langsung berusaha membuka peluang melalui penyerangnya dan pemain tengah. Persido dengan menurunkan Yohan Woppi (15), Tony Rumatrai (7), Efredo Kambuaya (10) dan Hari Obaja woisiri lebih menonjol melakukan penyerangan demi menciptakan gol agar mampu mengamankan bisa lolos ke semifinal.
Walaupun berbagai peluang emas dari kedua kesebelasan didapatkan, namun hingga menit ke 28 babak pertama, kedua kesebelasan tak mampu menciptakan gol.
Dari pantauan redaksi taparemimika.com yang menyaksikan langsung pertandingan, wasit terpaksa menghentikan pertandinagn di menit ke 28, karena hujan cukup deas dan sesekali ada petir. Akibat hujan deras, hampir sebagian lapangan Stadion Wania Imipi digenangi air, akibatnya aliran bola tidak sempurna. (tm1)














