Foto bersama Usai Rapat Pembentukan Organising Committee (OC) atau panitia pelaksana di Aula Kasuari Hotel Serayu, Timika, Selasa (16/6/2026),Foto : Istimewa
TIMIKA, (taparemimika.com) – Demi mempererat rasa persaudaraan dan perkuat kebersamaan di rantau, warga masyarakat Ambon Raya yang ada di kabupaten Mimika, sepakat untuk membentuk Kerukunan Ambon Raya Kabupaten Mimika yang disingkat KARKM.
Pembentukan Kerukunan Ambon Raya Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah sebagai wadah untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan antarwarga perantauan asal Maluku yang ada di kabupaten Mimika.
Sesuai rillis yang diterima redaksi taparemimika.com, Selasa (16/6/2026) menyebutkan, bahwa kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Kasuari Hotel Serayu, Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah pada Selasa (16/6/2026).
Pertemuan itu dihadiri para perwakilan dari 25 Kampung yang berasal dari Pulau Ambon, Pulau Haruku, Pulau Saparua, Pulau Nusalaut, dan Pulau Seram.
Pembentukan Kerukunan Ambon Raya ini diharapkan menjadi wadah yang mampu menyatukan seluruh warga Ambon Raya yang berada di Kabupaten Mimika, sekaligus memperkuat nilai-nilai persaudaraan atau orang basudara yang selama ini menjadi identitas masyarakat Maluku.
Dalam pertemuan tersebut, peserta juga menyepakati penunjukan Mavai Sekewael, Aprets Noya, dan Victor Petta sebagai Organising Committee (OC) atau panitia pelaksana.
Ketiganya diberikan mandat untuk mempersiapkan tahapan pembentukan organisasi, termasuk pelaksanaan pemilihan kepengurusan definitif yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 mendatang.
Aprets Noya selaku salah satu panitia pelaksana mengatakan pembentukan kerukunan ini dilandasi semangat kebersamaan untuk merangkul seluruh warga Ambon Raya yang tinggal dan bekerja di Mimika.
“Kerukunan ini dibentuk untuk mempererat hubungan persaudaraan antarwarga Ambon Raya. Kami ingin semua orang basudara merasa memiliki wadah bersama yang dapat menyatukan dan memperkuat kebersamaan,” ujar Aprets.
Menurutnya, keberadaan Kerukunan Ambon Raya nantinya tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana untuk menampung aspirasi masyarakat Ambon Raya di Mimika.
Ia berharap proses pembentukan kepengurusan dapat berjalan lancar sehingga organisasi yang dibentuk benar-benar mampu mengakomodasi kepentingan seluruh warga Ambon Raya tanpa membedakan asal negeri maupun latar belakang.
“Harapan kami, kerukunan ini dapat berjalan dengan baik dan menjadi rumah bersama bagi seluruh warga Ambon Raya di Mimika. Dengan semangat orang basudara, kami ingin terus menjaga persatuan, kebersamaan, dan kontribusi positif bagi daerah ini,” katanya.
Melalui pembentukan Kerukunan Ambon Raya Kabupaten Mimika, ia berharap masyarakat Ambon Raya di Mimika terus memperkuat hubungan kekeluargaan yang telah terjalin selama ini semakin kuat serta mampu memberikan manfaat bagi anggotanya maupun masyarakat luas di Kabupaten Mimika. (tm1)














