MARTIR MENANG TIPIS 1-0 DARI BINTANG TIMUR, KALAH 2-4 DARI BRIGIF LEWAT ADU PINALTI, KONICA LAYANGKAN PROTES 2 GOL YANG DIANULIR WASIT

Breaking News Facebook Post - 1

Pertandingan antara kesebelasan Martir versus Bintang Timur/Foto : istimewa

TIMIKA, (taparemimika.com) – Babak 16 besar Turnamen Sepakbola Piala Bupati Mimika U-22 Tahun 2025 Askab PSSI Mimika yang dipertandingkan di Lapangan Brigif 20 IJK pada Kamis (11/12/2025) dengan dua partai berlangsung sengit dan menegangkan, alhasil Kesebelasan Martir dan kesebelasan Brigif 20 IJK melangkah ke babak perdelapan final setelah menang 2-1 dan melalui drama adu pinalti 4-2.

Dipartai pertama yang mempertemukan kesebelasan Konica versus Brigif sejak wasit Nathan Rumbra memulai laga, kedua kesebelasan langsung tancap gas. Dengan materi pemain yang merata, jual beli serangan tidak terhindarkan, kedua kesebelasan menampilkan ritme permainan dengan ritme tinggi.

Kesebelasan Brigif yang didukung dengan suporternya yang memadati sekita lapangan turut mempengaruhi pemain Konica yang sedikit tampil hati-hati untuk menjaga gawangnya agar tidak kebobolan.

Selama dua babak yang dijalani kedua kesebelasan, tak satupun gol diciptakan dan skor akhir 0-0, sehingga harus diakhiri dengan drama adu pinalti. Drama adu pinalti Nasib siap dialami oleh para pemain Konica, Dimana lima penendang, tiga diantaranya tidak berhasil di eksekusi. Dan kesebelasan Brigif akhirnya menang 4-2 lewat drama adu pinalti tersebut.

Dengan hasil tersebut, Brigif, Marti, Wania Imipi dan Mimika United memastikan empat tiket di babak perdelapan final. Empaat pertandingan babak 16 besar lainnya, baru akan dipertandingkan pada Jumat (12/12/2025) sore nanti di Lapangan Brigif maupun di Stadion Wania Imipi SP 1.

Dari hasil antara Konica versus Brigif, atas dua gol yang dianulir oleh wasit pada pertandingan tersebut, kesebelasan Konica melayangkan surat protes tertulis secara resmi kepada Komisi Disiplin Panpel Turnamen Piala Bupati Mimika U-22.

Redaksi taparemimika yang menerima copian surat protes dari Konica pada Kamis (11/12/2025) malam, menyebutkan Konica mempertanyakan dan meminta klarifikasi dari Komdis Panpel atas dianulirnya dua gol yang tercipta di babak kedua.

Dalam keterangannya, Konica menyebutkan bahwa dua gol dari pemainnya tidak berbau offiside dan tidak terjadi Handball. Namun dalam protes tersebut, Konica tidak mempermasalahkan hasil Keputusan hasil pertndingan, namun harus mendapatkan klarifikasi atas dianulirnya dua gol tersebut.

Pihak Konica juga menyayangkan pengaturan jadwal dan lapangan yang digunakan sedikit tidak fer, karena tim yang dihadapai Adalah Brigif sehingga sepantasnya lapangan tidak dilaksanakan di Brigif.

Sampai berita ini terbit, belum ada klarifikasi atau pernyataan resmi dari Komdis maupun Panpel turnamen tentang surat protes dari kesebelasan Konica. (tm1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *