Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob dan Emanuel Kemong/Foto : dok
TIMIKA, (taparemimika.com) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Mimika menyatakan dengan tegas mendukung penuh dan siap mengawal kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong dalam menjalankan roda pemerinatahan di kabupaten Mimika.
“Atas nama keluarga besar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika serta seluruh kader, kami menegaskan dukungan penuh kepada Bupati Mimika, Johannes Rettob, dan Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, dalam menjalankan roda pemerintahan dan mewujudkan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat,”tegas Ketua DPC PDI Perjuangan kabupaten Mimika, Adrian Andhika Thie pada, Jumat (26/6/2026).
Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Mimika yang juga Ketua Fraksi DPI Perjuangan DPRK Mimika ini, dirinya menghormati adanya kritikan terhadap kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati dan itu bagian dari demokrasi.
“Kami menghormati setiap kritik sebagai bagian dari demokrasi. Namun, kritik juga harus disampaikan secara objektif dan melihat tantangan yang dihadapi pemerintah saat ini,”tegasnya.
Dikatakan, Bupati dan Wakil Bupati tidak hanya menjalankan visi dan misi pembangunan, tetapi juga membenahi persoalan birokrasi yang diwarisi dari sebelumnya, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, keterbatasan fiskal daerah, serta dinamika ekonomi nasional dan global.
“Meski demikian, mereka tetap bekerja dan berjuang agar pembangunan di Mimika terus berjalan,”sebut Politisi muda ini. Kerja keras tengah dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati Mimika dengan mulai membuahkan hasil, Pemerintah Kabupaten Mimika berhasil meraih dua penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri, yakni Terbaik I Kategori Creative Financing serta Terbaik I Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah berada pada jalur yang benar dan mampu menunjukkan kinerja yang diakui oleh pemerintah pusat,”sebutnya.
Adrian mengingatkan kepada oknum-oknum yang mengaku sebagai tim sukses, tetapi justru terus menyerang pemerintahan di ruang publik. Jika benar memiliki komitmen terhadap kepemimpinan ini, maka dukungan harus diwujudkan melalui kerja sama, kritik yang membangun, serta semangat menjaga persatuan, bukan menciptakan kegaduhan yang justru menghambat jalannya pemerintahan.
Di sisi lain, kami juga berharap seluruh pimpinan dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat bekerja lebih maksimal, profesional, serta benar-benar memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Jangan sampai lemahnya koordinasi, kurangnya respons, atau ketidakmampuan menjalankan tugas justru menjadi bumerang yang mencoreng kinerja Bupati dan Wakil Bupati.
“Keberhasilan pemerintahan adalah tanggung jawab bersama, sehingga seluruh OPD harus menjadi motor penggerak yang mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam program kerja yang nyata dan berkualitas,”katanya.
Sebagai kader PDI Perjuangan, kata dia Bupati dan Wakil Bupati bukan hanya didukung saat Pilkada, tetapi akan terus dikawal dalam menjalankan amanah rakyat. Karena itu, PDI Perjuangan tidak hanya menjadi partai pengusung, tetapi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam mengawal keberhasilan pembangunan Kabupaten Mimika.
“Mari kita tinggalkan perbedaan, hentikan narasi yang melemahkan pemerintah, dan bersatu mendukung kepemimpinan Johannes Rettob dan Emanuel Kemong agar tetap fokus bekerja demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Mimika,”tutupnya. (tm1)














