WAKIL KETUA II DPRK MIMIKA BERPULANG, POLITIKUS SENIOR PDI PERJUANGAN KAREL GWIJANGGE SOSOK DEKAT DENGAN MASYARAKAT DAN TANGGUH DALAM RJUANGKAN KEPENTINGAN RAKYAT

TIMIKA, (taparemimika,com) – Dunia politik Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah menyimpan duka mendalam atas berpulangnya salah satu tokoh poltiik yang tangguh dan selama ini dekat dengan masyarakat dan berpengaruh di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Mimika, Karel Gwijangge,S.IP.

Politis senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-) sekaligus Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Karel Gwijangge,S.IP yang berusia 56 tahun dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Rumah Metropolitan Medical Center (MMC) Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (5/9/1026) sekitar pukul 01.45 WIT dini hari tadi.

Sosok Karel Gwijangge yang merupakan kader terbaik dari PDI Perjuangan kabupaten Mimika, yang dikenal sangat dekat dengan masyarakat dan tangguh dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di kabupaten Mimika.

Kabar wafatnya politisi Karel Gwijangge ini diterima oleh keluarga besar PDI Perjuangan dari pihak keluarga yang ada di Jakarta. Kabar wafatnya Karel Gwijangge sontak ramai diberbagai media sosial yang disebarakan, bagu pemerintah, kalangan anggota DPRK Mimika, Sekretariat DPRK Mimika, Keluarga maupun keluarga besar PDI Perjuangan Kabupaten Mimika.

Jejak jejak Karel Gwijangge yang meninggalkan warisan pemikiran dan dedikasi besar bagi bangsa. Narasi kerinduan para pejuang politik ini senantiasa memberikan penghormatan atas kontribusi nyata mereka selama seumur hidup selama tiga periode menjai anggota DPRK Mimika.

Karel Gwijangge meninggal di usia 56 tahun dengan meninggalkan delapan anak, tiga perempuan dan lima laki-laki. Merampungkan kuliah S1 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Cenderawasih (Uncen), Jayapura,

Sejumlah jabatan dan poisisi di lembaga DPRK pernah dia duduki selama empat periode. Dua kali menjabat Wakil Ketua II DPRK Mimika periode 2024-2009 dari Partai Buruh dan Wakil Ketua II DPRK Mimika dari PDI Perjuangan periode 2024-2029 DPRK Mimika.

Jenasah Almarhum Wakil ketua II DPRK Mimika, Karel Gwijangge masih disemayamkan di Jakarta, dan rencana akan diterbangkan malam ini Sabtu (5/9/2026) diterbangkan ke Timika/Foto : istimewa

Selain pernah menduduki jabatan Wakil Ketua II DPRK Mimika selama dua periode, Karel Gwijangge juga pernah menduduki jabatan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRK Mimika periode 2019-2024 dan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) 2019-2924, serta sebagai Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai di Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Mimika.

Karel Gwijangge dimata sesama politisi di DPRK Mimika dikenal sebagai sosok yang sangat berpengaruh dan sangat getol dalam memperjuangkan atau mendorong apa yang menjadi masalah ditengah-tengah masyarakat kecil. Selain itu, Karel Gwijangge juga sering kali menjadi panutan bagi teman-teman anggota dewan lainnya, yang sering hadir untuk memberikan masukan dan usulan yang berakhir terjadinya penyelesaian atau solusi yang menghadap lembaga dewan atau pemerintah daerah.

Karel Gwijangge Adalah Tokoh Milik Semua Golongan

Dimata keluarga, Karel Gwijangge bukan saja sosok panutan atau figur yang disegani dikalangan keluarga. Karel Gwijangge begitu sangat dikenal dan akrab dengan masyarakat, bahkan banyak yang menilai bahwa Karel Gwijangge bukan saja tokoh dikalangan keluarga, namun merupakan sosok bagi semua golongan.

Hal ini disampaikan oleh Fale Gwijangge yang merupakan adik kandung dari Karel Gwijangge saat berada di rumah duka di Jalan Omega III (Jalan Yos Sudarso) Timika, Kabupaten Mimika.

Fale Gwijangge dihadapan keluarga dan warga yang datang ke rumah duka mengakui, bahwa sosok Karel Gwijangge sebagai saudara kandung adalah panutan sekaligus orang tua bagi seluruh keluarga maupun masyarakatnya. Oleh karena itu, dia berharap agar suasana duka yang saat ini dialami jangan sampai dikotori dengan perbuatan atau hal-hal yang membuat orang lain tidak simpati dan tidak merasa dalam suasana duka.

“Karel Gwijangge ini bukan saja milik keluarga, tetapi sebagai tokoh bagi seluruh masyarakat nusantara. Kita harus sambut dan berterima kasih kepada semua masyarakat darimana saja untuk datang dan merasakan suasana duka karena kehilangan salah satu tokoh terbaik, saya harap seluruh keluarga memberi ruang dan menerima lapangan datang ke rumah duka ini bagi semua masyarakat tanpa kasih sayang,”pinta Fale.

Ia mengaku, sebagai saudara dan keluarga Karel Gwijangge tentunya merasa sedih dan kehilangan sosok terbaik. Kita harus menerima apa yang menjadi taktir Tuhan dengan berpulangnya Karel Gwijangge.

“Kita keluarga jangan lagi saling menyalahkan terkait kematian almarhum, kita semua telah ikhlas kepergiannya karena kehendak Tuhan. Mari kita terima duka ini, dan terus memberikan doa agar almarhum Ditempatkan ditempat yang layak oleh Tuhan,”serunya.

Ia juga menegaskan, bahwa selama suasana duka, mulai dari kedatangan jenasah dari Jakarta, hingga proses ibadah dan proses pelepasan jenasah secara protokoler di DPRK Mimika kita tetap menjaga keamanan dan menghargai suasana duka yang sedang dialami keluarga.

Menurut Falle, terkait kepulangan, prosesi ibadah hingga pemakaman akan dibicarakan oleh Keluarga besar dengan berkoordinasi dengan pihak Setwan DPRK Mimika dengan pimpinan DPRK Mimika.

“Terkait kapan pemakaman, dimana, jam berapa. Nanti malam ini juga setelah ibadah akan kita berdiskusi bersama,”tegasnya.

Sosok Karel Gwijangge adalah Mentor dan Panutan Bagi Seluruh Kader PDI Perjuangan

Sosok Karel Gwijangge dimata para seluruh Pengurus dan Kader di PDI Perjuangan Kabupaten Mimika, adalah salah satu guru dan mentor politik serta menjadi panutan diseluruh kalangan kader PDI Perjuangan. Karel Gwijangge bukan saja menjadi salah satu politisi yang berpengaruh di internal PDI Perjuangan, dengan berbagai pengalamannya yang malang melintang di lembaga legislatif menjadi dirinya sebagai mentor sekaligus orang tua bagi kader.

“Bapak Karel Gwijangge merupakan sosok guru dan mentor bagi kami politisi muda, belia adalah panutan kami dan sebagai tokoh yang sangat kami teladani. Sangat dekat dengan kami, memberikan banyak ilmu dalam kehidupan kami,”ungkapnya.

Wafatnya Karel Gwijangge menjadi duka mendalam bagi kami jajaran pengurus PDI Perjuangan, almarhum adalah sosok penting bagi kami selama ini.

“Kami sangat berduka dan kehilangan orang tua terbaik yang juga salah satu sosok penting dalam PDI Perjuangan. Selamat Jalan mentor terbaik kami semoga Kekal di Sisi Tuhan,”tulis Ketua DPV PDI Perjuangan Kabupaten Mimika Adrian Andhika Thie.

Informasi yang diperoleh dari sumber di Sekretariatan DPRK Mimika, bahwa jenasal almarhum Karel Gwijangge akan diterbangkan dari Jakarta ke Timika pada Sabtu (5/9/2026) malam ini, dan rencana tiba di Timika pada Minggu (6/9/2026) pagi.

Jenasah Wakil Ketua II DPRK Mimika, Karel Gwinagge menurut rencana sebelum dimakamkan terlebih dahulu akan dilakukan pelepasan jenasah secara resmi dengan menggelar Paripurna DPRK Mimika di ruang Sidang Kantor DPRK Mimika . (husyen opa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *